Edition : English
Credit Union Pancur Kasih
Badan Hukum No.735/BH/X - 26 Desember 1996
Jalan 28 Oktober No1-7 Pontianak Utara 78241
Telp : 0561-881951, Fax : 0561-884660
email : cupkindo@gmail.com, info@cupk.org
Berita TeknologiSelasa, 24 Juni 2014 - 14:50:22 WIB
Disiplin Pengguna Teknologi Informasi
Administrator | dibaca: 2106 Pembaca




Dewasa ini hampir semua aktivitas semakin tergantung dengan peralatan teknologi untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari atau hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan seperti akses sosial media, menyaksikan video streaming, televisi streaming dll. Namun demikian sering kali penggunaan computer justru menurunkan produktivitas kerja. Berbekal fasilitas komputer yang sudah hampir menyediakan semua yang kita butuhkan sehingga membuat pengguna sedikit malas untuk berfikir. Terkadang juga pengguna disibukan dengan mengatur penampilan dokumen yang diolahnya sehingga hal ini menyita waktu dan justru membuat pekerjaan menjadi tidak efektif dan efisien.

Penggunaan peralatan teknologi sangat membantu untuk mengerjakan pekerjaan yang akan dikerjakan berulang kali. Dokumen yang dibuat juga dapat dikirim ke pengguna lain yang memerlukan dokumen yang sama tanpa melakukan pengetikan ulang. Namun bukan tidak ada resikonya juga dengan kebiasaan seperti ini, Kesalahan yang dibuat oleh pengguna sebelumnya dapat terjadi pada pengguna berikutnya jika tidak teliti dan disiplin. Selain itu dokumen yang tergolong rahasia perusahaan jika dikirim menggunakan email atau copy paste melalui media penyimpanan juga dapat berakibat fatal terjadinya kebocoran rahasia perusahaan jika kurangnya perhatian si pengguna terhadap SOP yang berlaku. Dalam hal ini, kita dituntut untuk extra hati-hati dan disiplin dalam penggunaan peralatan teknologi informasi.

Perangkat Teknologi terbagi menjadi dua jenis yaitu Perangkat Keras (Hardware) dan Perangkat Lunak (Software). Sedangkan Perangkat Lunak dibagi menjadi dua jenis yaitu yang bersifat baik bagi pengguna dan merugikan pengguna, Sehingga, keamanan perangkat teknologi yang kita gunakan dari serangan software jahat yang sering dikenal dengan istilah Virus, hampir seluruh virus computer berbasis System Operasi Windows yang banyak digunakan diperkantoran saat ini, ada beberapa virus juga menyerang system operasi Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Sementara perangkat mobile juga tidak luput dari serangan virus seperti Android, Blackberry OS, dll. Bahkan ada juga virus yang dapat merusak perangkat keras dari peralatan teknologi yang kita gunakan. Dalam hal ini kita dituntut untuk paham sedikit mengenai teknologi computer, paling tidak kulitnya saja. Bagaimana proses terjangkitnya virus komputer, sehingga dengan begitu kita dapat mencegahnya terjadi pada kita sendiri sebagai pengguna atau bahkan orang lain disekitar kita. Dewasa ini banyak kita mendengar internet banking dibobol, mobile banking dibobol, facebook di curi password-nya, dan lain lain. Terkadang kita bingung kenapa bisa di bobol? Padahal dari pihak bank atau sosmed sudah mengklaim bahwa fasilitas mereka tidak bisa ditembus security-nya. Salah satu penyebabnya karena ketidakdisiplinan si pengguna.  

Pencurian password/pin sering terjadi salah satunya perangkat teknologi yang kita gunakan terinfeksi Trojan, worm, malware dan sejenisnya. Karena software jahat ini khususnya Trojan mencatat semua aktivitas yang kita lakukan saat menggunakan perangkat teknologi tersebut dan akan dikirim ke si pembuat software. Hal ini memang sulit terdeteksi karena perangkat lunak ini bersifat siluman dan tidak kelihatan aktivitasnya. Penyebarannya bisa melalui banyak media diantaranya website, file attachment email, pesan multimedia yang dikirim oleh sumber tidak dikenal. Banyak pengguna sering berselancar di dunia maya tanpa membaca dan memahami peringatan-peringatan yang akan secara tiba-tiba tampil, padahal salah satu proses terinfeksinya perangkat kita melalui kasus seperti ini. Dimana saat kita mengklik “OK” pada peringatan yang tampil maka secara tidak sadar perangkat kita telah diinfeksi oleh software jahat tersebut. Selain itu penyebaran juga dapat menggunakan perangkat media penyimpanan yang saat itu sering digunakan dimana software jahat ini dapat menyerupai file milik kita. Karena kurang teliti kita yang tidak memperhatikan tipe file, ukuran file tersebut bahkan nama file yang kita miliki. Sekali klik saja software jahat ini sudah bisa menginfeksi operating system pada perangkat yang kita gunakan.

Sudah banyak artikel yang membahas bagaimana cara mencegah hal diatas terjadi pada kita sebagai pengguna teknologi. Diantaranya menggunakan Antivirus yang terpercaya dan rajin melakukan update antivirus dan Operating System yang kita gunakan.

Untuk mencegah hal-hal yang merugikan seperti yang telah dibahas diatas oleh sebab itu sangat diperlukan kedisiplinan dan pemahanan kita sebagai pengguna teknologi informasi. (Mgt)

Baca Juga Informasi lainnya

Berita Pilihan

100 Koperasi Besar di Indonesia Tahun 2012
Majalah Peluang dan Info Pasar pada edisi September 2012 yang lalu, telah memuat 100 Koperasi Besar di seluruh Indonesia. Ini dia daftar 100 Koperasi Besar di seluruh Indonesia versi Majalah Peluang:   Kospin Jasa ... [Selengkapnya]
Anita Setiasih adalah anggota CU Pancur Kasih TP. Singkawang. Ia bergabung menjadi anggota CU Pancur Kasih sejak tahun 2009. Berbekal pelatihan jamur tiram di pulau jawa, Anita dan suaminya, Nurcholis membudidayakan jamur tiram sebagai sumber mata pencahariannya. Hanya bermodalkan 2 juta rupiah ... [Selengkapnya]
Ikuti Kami
Website Resmi Credit Union Pancur Kasih | Kalimantan Barat | Indonesia
Copyright © 2013 by ICT CU Pancur Kasih, All Rights Reserved