Edition : English
Credit Union Pancur Kasih
Badan Hukum No.735/BH/X - 26 Desember 1996
Jalan 28 Oktober No1-7 Pontianak Utara 78241
Telp : 0561-881951, Fax : 0561-884660
email : cupkindo@gmail.com, info@cupk.org
Berita InternasionalRabu, 03 Juni 2015 - 14:10:40 WIB
Lima Tantangan: Meningkatkan Kepemimpinan Perempuan di Koperasi Kredit
Administrator | dibaca: 2276 Pembaca




Peran perempuan di lembaga Koperasi Kredit (CU) sangatlah besar. Perempuan menjadi titik tolak pembangunan di masyarakat. Untuk melihat seberapa besar peranan perempuan di Koperasi Kredit, Institut Penelitian Filene, Madison, yang didukung oleh Lembaga Koperasi Kredit Dunia (WOCCU) telah melakukan penelitian dan melaporkan tentang Kepemimpinan perempuan di industri Koperasi Kredit.

Dalam laporan tersebut, secara garis besar perempuan memulai karir mereka dari level terendah. Meskipun perempuan memiliki ambisi yang sama dengan laki-laki, namun perempuan lebih sediit yang bisa mencapai ke level tinggi, misalnya level eksekutif. Ada beberapa faktor dari hasil survey karakteristik demografi kepemimpinan antara laki-laki dan pereempuan diantaranyanya style kepemimpinan pribadi, kesan yang diberikan pemimpin perempuan vs laki-laki, situasi perubahan iklim perempuan dan laki-laki di CU dan tanggung jawab keluarga.

Institute Penelitian Filene melakukan survey kepada 3 negara yaitu Amerika, Kanada dan Meksiko. Hasil survey itni menrunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan tidak ada diskriminasi ditempat kerja meskipun ada beberapa tantangan yang kelihatan seperti mencegah perempuan untuk mendapatkan kedudukan di Koperasi Kredit.

Ada beberapa tantangan yang dihadapi, diantaranya:
1. Jenjang karir: Perempuan secara keseluruhan memulai karir mereka di jenjang karir level terendah. Mereka      tidak secara langsung menjadi pimpinan.
2. Gaya kepemimpinan dan Pemahaman: gaya kepemimpinan perempuan terlihat lebih otoritas.
3. Iklim kepemimpinan: pegawai merasakan perbedaan kepemimpinan CEO perempuan lebih berbeda
4. Ambisi dan motivasi: Mentor laki-laki dan perempuan sering berkelompok sesuai dengan gendernya. Laki-     laki lebih banyak bisa mencapai posisi tertinggi sedangkan perempuan tidak.
5. Kepentingan keluarga: laki-laki dan perempuan tidak merasa bahwa keluarga sebagai penghalang dalam         berkarir. Tetapi di tingkat jenjang karir yang tinggi, laki-laki lebih bertanggungjawab menafkahi anak-anak,      sedangkan perempuan lebih sering mempertimbangkan kepentingan antara karir dan keluarga.

Secara garis dasar: Masalah Gender : Laki-laki dan perempuan dipengaruhi dengan cara yang berbeda oleh nuansa gender ditempat kerja.

Kata CEO Instititut Penelitian Filene, Mark Meyer, “ Penelitian ini belum selesai dilakukan”. Penelitian yang dilakukan di CU menunjukkan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh CU, khususnya menyepadankan dukungan laki-laki dan perempuan sejak pertama kali bekerja. Kerja yang nyata akan ada jika pemimpin, baik laki-laki dan perempuan, dapat menerima tantangan sendiri dan dapat mengatasi masalah tersebut.

“Kami memerlukan pergerakan credit union sebagai penyedia dan membuka potensi kepemimpinan perempuan. Hal inilah yang menjadi kunci dari apa yang kami lakukan melalui gerakan Kepemimpinan Perempuan”, ujar Calyn Ostrowski, Direktur eksekutif, Lembaga Credit Union seluruh dunia.

Sumber:

http://www.woccu.org/newsroom/releases/Five_Challenges:_Enhancing_Womens_Leadership_in_Credit_Unions

Baca Juga Informasi lainnya

Berita Pilihan

100 Koperasi Besar di Indonesia Tahun 2012
Majalah Peluang dan Info Pasar pada edisi September 2012 yang lalu, telah memuat 100 Koperasi Besar di seluruh Indonesia. Ini dia daftar 100 Koperasi Besar di seluruh Indonesia versi Majalah Peluang:   Kospin Jasa ... [Selengkapnya]
Anggota CU Pancur Kasih TP. Samalantan Bertanggung jawab terhadap hidup berumah tangga membuat Siono bertanggungjawab terhadap keluarganya. Untuk mewujudkan semua cita-cita rumah tangganya, ia pun mulai bergabung bersama CU. Mulai dari pinjaman yang pertama sampai yang keempat, Siono ... [Selengkapnya]
Ikuti Kami
Website Resmi Credit Union Pancur Kasih | Kalimantan Barat | Indonesia
Copyright © 2013 by ICT CU Pancur Kasih, All Rights Reserved