Edition : English
Credit Union Pancur Kasih
Badan Hukum No.735/BH/X - 26 Desember 1996
Jalan 28 Oktober No1-7 Pontianak Utara 78241
Telp : 0561-881951, Fax : 0561-884660
email : cupkindo@gmail.com, info@cupk.org
Berita EkonomiSelasa, 03 Desember 2013 - 10:00:22 WIB
Petani Pengrajin Arang Bakau Tradisional
Administrator | dibaca: 4669 Pembaca



Pengusaha arang bakau Batu Ampar, Abdul Hadi, dengan arang bakau yang telah dikemas

Bertahan di tengah-tengah krisis ekonomi dan jumlah bahan baku yang terbatas

Hutan mangrove atau sering dikenal dengan sebutan hutan bakau banyak terdapat di pesisir sungai Kapuas, khususnya di daerah Batu Ampar. Banyaknya pohon bakau menyebabkan mayoritas penduduk masyarakat Batu Ampar memanfaatkan pohon bakau sebagai bahan baku arang. PenProses pembakaran kayu bakau menjadi arangduduk setempat menyebut mereka sebagai petani pengrajin arang bakau.

Petani pengrajin arang bakau membuat arang dengan cara yang tradisional. Pembuatan arang bakau tradisional memerlukan waktu yang lama kurang lebih 27 hari. Lamanya proses pembuatan arang dikarenakan dikerjakan secara manual, semua serba menggunakan tenaga manusia. Mulai dari tahap penebangan pohon bakau sampai pendistribusiannya. Menurut salah satu anggota CU Pancur Kasih yang berprofesi sebagai petani pengrajin arang mengatakan bahwa kayu yang akan dipilih dijadikan arang berukuran diameter 10 – 25 cm. untuk yang ukuran kecil, mereka tetap membudidayakannya. Setelah kayu bakau terkumpul banyak kemudian kayu tersebut siap untuk dimasukkan ke dalam dapur arang. Dapur arang yang digunakan oleh para pengrajin arang terbuat dari tanah liat. Abdul Hadi mengatakan, “Dapur arang yang saya gunakan ini kurang lebih sudah berumur 26 tahun, yaitu sejak tahun 1987. Dapur arang ini adalah peninggalan ‘datok’ saya”. Untuk memasukkan kayu bakau diperlukan kurang lebih satu hari. Dalam 1 buah dapur arang bisa memuat 4 ton kayu. 4 ton kayu bakau yang dimasukkan kedalam dapur arang diperlukan proses pembakaran selama 17 hari berturut-turut. Proses pembakaran ini tidak boleh berhenti sampai kayu tersebut benar-benar menjadi arang dan tidak ada yang rusak. Kayu yang telah dibakar, apabila sudah menjadi arang semua diketahui pada pintu dapur yang telah ditutup menggunakan tanah liat. Apabila suhu pintu tersebut sudah mencapai titik panas tertentu, berarti kayu bakau tersebut sudah menjadi arang sepenuhnya. Supaya arang bisa dikeluarkan dari dapur arang, diperlukan proses pendingian kurang lebih selam 10 hari. Arang yang telah jadi kemudian dikeluarkan dan dipilih berdasarkan jenis-jenis arang. Proses terakhir yaitu pengepakan. Untuk pengerjaannya kebanyakan dilakukan oleh ibu-ibu dan perempuan-perempuan. ProsesDapur arang yang telah digunakan pemotongan dan pengepakan kayu memerlukan waktu kurang lebih 5 hari.

Menurut Dul, usaha yang digelutinya ini merupakan usaha turun temurun. Ia menceritakan banyak sekali tantangan yang dihadapinya sehingga membuat ia jatuh bangun. Kendalanya yang dahulu adalah harga arang yang relative rendah, namun saat ini  harganya sudah stabil.

Untuk mendapatkan modal usaha arang, ia tidak terlepas dari peran serta CU sebagai lembaga keuangan yang merakyat dan mengerti dengan situasi dan kondisi keuangan rakyat kecil. Sejak bergabung bersama CU Pancur Kasih, ia sangat merasakan banyak manfaat. Selain sebagai penyedia modal, ia juga menyimpan uang yang digunakan untuk pendidikan anaknya. Meskipun ia mempunyai kewajiban yang harus dibayar, tetapi ia sangat bersyukur karena sebagian dari angsurannya tersebut ada disisihkan untuk simpanannya. Ia sadar, penghasilan sebagai pengrajin arang tidak cukup mencukupi kebutuhan harian dan setoran pinjamannya oleh karena itu selain menjadi pengrajin arang, ia juga bekerja sebagai distributor minyak, mengkreditkan barang, dan sebagai nelayan.

Semoga CU Pancur Kasih bisa menjadi sahabat rakyat yang tahu akan kebutuhan anggota. Ia menambahkan, “Semoga CU tetap bisa menjadi penyedia modal sekaligus tempat distributor bagi anggota-anggota yang mempunyai hasil usaha.”

(admin)

 

 

 

Baca Juga Informasi lainnya

Berita Pilihan

100 Koperasi Besar di Indonesia Tahun 2012
Majalah Peluang dan Info Pasar pada edisi September 2012 yang lalu, telah memuat 100 Koperasi Besar di seluruh Indonesia. Ini dia daftar 100 Koperasi Besar di seluruh Indonesia versi Majalah Peluang:   Kospin Jasa ... [Selengkapnya]
(Margaretha, anggota CU Pancur Kasih TP. Kuala Behe) Baginya, banyak hal yang membuat ia tertarik untuk bergabung menjadi anggota CU Pancur Kasih diantaranya yaitu CU Pancur Kasih sangat membantu masyarakat yang kurang mampu, CU Pancur Kasih sebagai tempat untuk menabung dan proses persyaratan ... [Selengkapnya]
Ikuti Kami
Website Resmi Credit Union Pancur Kasih | Kalimantan Barat | Indonesia
Copyright © 2013 by ICT CU Pancur Kasih, All Rights Reserved