Kontak Kami (0561)881951
Wisata CU Pancur Kasih
Wisata CU Pancur Kasih

Embun pagi masih terasa sejuk menerpa kulit, akan tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat peserta tour wisata CU Pancur Kasih. Pagi-pagi benar sekitar pukul 7.30 mereka sudah berkumpul di Bandara Supadio Pontianak dengan wajah yang sumringah, untuk melakukan perjalanan wisata menuju pulau Dewata Bali.

Liburan sekolah tahun ini sungguh spesial bagi anggota CU Pancur Kasih. Karena pada tanggal 25-29 juni 2019 akan melakukan perjalanan wisata untuk berlibur ke Pulau Dewata Bali, teristimewa bagi 26 orang anggota CU Pancur Kasih yang berasal dari berbagai daerah di Kalbar seperti Pontianak, Sekadau, Bengkayang, Aruk dan Landak.

Ini bukanlah kali pertama CU Pancur Kasih memberangkatkan anggota untuk berlibur ke Bali, melainkan untuk yang ketiga kalinya. Namun kali ini terasa sangat istimewa.

Tau gak kenapa ini sangat istimewa?

Karena berlibur ke Bali pada saat Liburan Sekolah,dan perginya bersama keluarga tercinta. Hal ini yang coba CU Pancur Kasih lakukan untuk memfasilitasi anggota dalam mengisi liburan sekolah tahun ini, teristimewa bagi 26 peserta tour CU Pancur Kasih.

Hari pertama (tanggal 25 juni 2019) tour dimulai dengan keberangkatan mengunakan pesawat dari bandar udara Supadio Pontianak pada pukul 9.30. Peserta tour kemudian akan melakukan transit di Surabaya (Sidoarjo) sekitar 6 jam, kemudian akan melanjutkan perjalanan sekitar pukul 18.00 wib dan tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sekitar pukul 20.00 wita (waktu setempat). Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan Bus Pariwisata untuk menuju Hotel Fave di kawasan Seminyak.

Wisata CU Pancur Kasih
Wisata CU Pancur Kasih

Tour di hari kedua (tanggal 26 juni 2019) dimulai pada pukul 8.30 mengunjungi destinasi wisata Tanjung Benoa, sekitar 45 menit dari tempat penginapan. Tanjung Benoa terkenal dengan permainan air seperti Banana Boat, Jet Sky, Paraselling dan lain-lain. Perjalanan kemudian dilanjutkan untuk mengunjungi destinasi wisata Monumen Patung GWK (Garuda Wisnu Kencana). Setelah istirahat dan menikmati hidangan makan siang di Beranda Resto, acara selanjutnya adalah menyaksikan pagelaran tarian Nusantara di GWK.

Perjalanan selanjutnya adalah destinasi yang cukup favorit dan banyak wisatawan mancanegara yaitu Pura Luhur Uluwatu yang dibangun di atas Tebing yang tinggi. Kawasan uluwatu juga terkenal dengan banyak monyet yang jinak namun terkadang jahil pada pengunjung. Perjalanan berikutnya adalah mengunjungi Pantai Pandawa yang terkenal dengan Panorama Pantai Pasir Putih yang menawan dan cocok untuk bermain Kano dan permainan Paralayang. Setelah puas menikmati pemandangan pantai Pandawa, perjalan berikutnya untuk menikmati sajian Seafood di Aroma Resto di Kawasan Pantai Jimbaran.

Tour hari ketiga (tanggal 27 juni 2019) akan mengunjungi Tanah Lot, destinasi wisata tepi pantai yang dikenal dengan Pura yang di bangun di tengah Laut. Di Tanah Lot sendiri banyak sekali spot untuk pengambilan foto dengan pemandangan yang eksotis. Selanjutnya masih menggunakan Bus Pariwisata, perjalanan akan dilanjutkan dengan mengunjungi kawasan Pura Ulun Danu Beratan di Kawasan Bedugul. Destinasi ini tercatat paling banyak dikunjungi wisatawan setiap tahunnya dan kalau Anda masih menyimpan uang pecahan Rp 50.000,- maka Anda akan melihat wujud tempat aslinya disini.

Selanjutnya mengunjungi tempat wisata oleh-oleh khas Bali yaitu Joger Jelek. Tak berhenti sampai disini, perjalanan masih dilanjutkan dengan mengunjungi Pura Taman Ayung di Kawasan Mengwi, Pura ini telah ditetapkan oleh Unesco sebagai Warisan Budaya Dunia.

Hari keempat tour (tanggal 28 juni 2019), perjalanan kembali dilanjukan dengan bus kurang lebih 2 jam dengan mengunjungi destinasi wisata Tegallalang Terrace Rice di kawasan Ubud. Sebelum sampai di kawasan pertanian yang dingin, peserta tour diajak untuk melihat lokasi pengrajin perak dan melihat galery lukisan. Sepenjang perjalanan, peserta tour terkagum-kagum menyaksikan pernak pernik yang di pajang pada depan kios di sepanjang jalan menuju kawasan Terrace Rice.

Setelah puas menikmati dinginnya cuaca persawahan terrace Rice dan foto foto pada spot yang eksotis, peserta tour kemudian diajak untuk menikmati sajian khas Bali lainnya yaitu Bebek tepi Sawah. Setelah kenyang, peserta kemudian diajak untuk mengunjungi kawasan Mongkey Forest masih dikawasan Ubud, kawasan yang terkenal banyak monyet liar yang jahil. Tour selanjutnya adalah mengunjungi kawasan Puri Ubud dan Pasar Ubud untuk berbelanja oleh-oleh khas Bali.

Hari terakhir tour (tanggal 29 juni 2019) peserta tour langsung cek out dari hotel untuk menuju bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan melakukan perjalan pulang menuju bandar udara Supadio Pontianak, dan tour berakhir.

Tour ini terselenggara atas kerjasama CU Pancur Kasih dengan Sentosa Tour Pontianak. Tour ini sepenuhnya di dukung oleh Produk Simpanan dan Pinjaman Wisata CU Pancur Kasih. Kami akhiri kisah perjalanan peserta tour Bali kali ini dengan sebuah pantun dua bait. ***DAN

Makan durian paling enak di temani kekasih

Kalau mau liburan paling asik, ingat selalu CU Pancur Kasih

Satu pantun lagi…

Burung Cendrawasih sungguh elok dan mempesona

CU Pancur Kasih mengucapkan terima kasih dan sampai jumpa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *