Ketentuan Umum Simpanan

  • Setiap anggota harus memiliki simpanan pokok dan simpanan wajib.
  • Setiap anggota dapat memilih dan memiliki simpanan lainnya sesuai keperluan.
  • Setiap anggota yang membuka rekening simpanan harus mencantumkan nomor buku anggota.
  • Pada saat Anggota yang dinyatakan telah meninggal dunia dan dalam proses pengajuan bantuan santunan PEWARTA tidak mendapat jasa simpanan pada bulan berjalan.
  • Balas Jasa Simpanan dikenakan PPh pasal 4 ayat (2) untuk orang pribadi pasal 23 untuk simpanan atas nama lembaga dengan memberikan bukti potong.
  • Ganti buku dan atau sertifikat karena kehilangan dikenakan biaya administrasi Rp15.000.- (lima belas ribu rupiah)

Penarikan Simpanan

  • Penarikan simpanan tidak dapat diwakilkan kepada orang lain kecuali dengan¬† Surat Kuasa bermaterai dari pemilik simpanan.
  • Penerima kuasa penarikan simpanan harus menunjukan tanda pengenal (KTP / SIM) yang asli, serta melampirkan foto copy KTP / SIM dari pemberi dan penerima kuasa.
  • Dalam hal penarikan Simpanan Sejahtera Hari Tua (SeHaT) sebelum jatuh tempo, Balas Jasa yang dibayar hanya yang sudah jatuh tempo tahunan.
  • Penarikan simpanan dengan jumlah besar pada hari Sabtu dilayani dengan pemberitahuan 2 (dua) hari sebelumnya. Jika tidak ada pemberitahuan, penarikan disesuaikan dengan ketersediaan kas.
  • Penarikan simpanan akan dilayani jika membawa buku simpanan dan atau sertifikat serta tanda pengenal diri yang asli.
  • Dalam hal saldo pinjaman lebih besar dari saldo simpanan, seluruh simpanan yang dijadikan jaminan atas pinjaman tersebut, tidak dapat ditarik kecuali untuk membayar pinjaman.
  • Simpanan yang menjadi jaminan tidak dapat ditarik secara tunai sebelum pinjaman lunas.