Solidaritas Kesehatan (SOLKES)

SOLKES adalah program solidaritas yang diperuntukan kepada seluruh  anggota yang dirawat inap (opname) dirumah sakit, klinik dan puskesmas.

  • Ketentuan iuran :
    • Setiap anggota Koperasi Simpan Pinjam CU Pancur Kasih wajib menjadi peserta SOLKES.
    • Setiap anggota wajib membayar Iuran sebesar Rp50.000,00 (lima puluh ribu rupiah) per tahun.
    • Bagi anggota baru, iuran wajib disetor pada saat yang bersangkutan mendaftarmenjadi anggota.
    • Bagi anggota lama,iuran wajib disetor paling lambat  pada akhir Maret setiap tahun buku. Jika sampai batas waktu yang ditentukan belum dilunasi, maka dilakukan penarikan dari Simpanan Sa’aleatn.

  • Ketentuan Permohonan Bantuan
    • Menyertakan bukti rawat inap asli atau fotocopy yang dilegalisir dari rumahsakit/puskesmas atas nama anggota yang bersangkutan dengan mencantumkan nominal sesuai biaya pengobatan.
    • Jumlah bantuan maksimal sebesar Rp5000,00 (lima ratus ribu rupiah) setahun.
    • Semua bantuan harus diajukan dengan bukti-bukti yang sah atas nama anggota yang bersangkutan.
    • Bantuan Solkes dibayarkan minimal 7 (tujuh) hari sejak pengajuan bukti-bukti diterima oleh petugas/karyawan Koperasi Simpan Pinjam CU Pancur Kasih.
    • Karyawan Koperasi Simpan Pinjam CU Pancur Kasih dapat melakukan verifikasi terhadap bukti-bukti bantuan Solkes.
    • Bantuan Solkes ditolak jika bukti-bukti yang diajukan ternyata tidak benar/tidah syah, ada indikasi kecurangan atau tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    • Anggota yang diketahui dengan sengaja memanipulasi bantuan Solkes dapat dikeluarkan dari keanggotaan program SOLKES dan atau diblacklist dari keanggotaan Koperasi Simpan Pinjam CU Pancur Kasih.
    • Besar iuran dan santunan/anggota dapat ditinjau setiap tahun.
    • Mengisi formulir bantuan solkes.
    • Bantuan diajukan selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan setelah anggota menjalani pengobatan apabila melewati batas waktu tidak dapat melakukan bantuan.
    • Pencairan bantuan dilakukan setelah adanya verifikasi bukti-bukti.
    • Anggota yang dirawat dirumah sendiri atau dirumah keluarganya tidak dikategorikan sebagai rawat inap.
    • Anggota yang tidak membayar iuran tidakberhak mengajukan bantuan.
    • Apabila anggota yang dirawat inap dengan menggunakan fasilitas BPJS kesehatan melampirkan surat keterangan bahwa benar anggota yang bersangkutan rawat inap di rumah sakit, klinik, dan puskesmas dari RT/RW, Dusun/Desa yang diketahui oleh ahli waris dan keluarga terdekat dengan membubuhkan tandatangan dan membawa kartu BPJS Kesehatan dengan bantuan sesuai hari menginap Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah) /hari maksimal 5 (lima) hari.